AJARAN KRISTEN SEBAGAI PENUNTUN HIDUP

ajaran kristen tentang banyak hal

Yesus berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Senin, 07 November 2011

Petrus Bukan Sang Batu Karang!

PETRUS BUKAN BATU KARANG. Kata Petrus berasal dari Petros dan Petros itu adalah batu yang lebih besar dari kerikil. Ukurannya sekitar 2 kepalan tangan manusia. Batu ukuran ini yang biasa dipakai untuk merajam. Petros ini dalam bahasa Ibrani disebut "Keph" dan dalam Aramaic "Kephas". Tentu pernyataan ini akan menyerang iman saudara-saudara di Katolik, tapi tidak ada cara lain untuk menyatakan pemahaman Protestan tentang masalah ini.


Petros: "a stone" or "a boulder" Peter, one of the twelve apostles
Original Word: Πέτρος, ου, ὁ
Part of Speech: Noun, Masculine
Transliteration: Petros
Phonetic Spelling: (pet'-ros)
Short Definition: Peter
Definition: Peter, a Greek name meaning rock.

Sedangkan Petra....

Petra: a (large mass of) rock
Original Word: πέτρα, ας, ἡ
Part of Speech: Noun, Feminine
Transliteration: petra
Phonetic Spelling: (pet'-ra)
Short Definition: rock
Definition: a rock, ledge, cliff, cave, stony ground.

sumber:

ada dua sumber referensi yang dikutip oleh situs di atas:

Abbot-Smith
4074 Pétros (a masculine noun) – properly, a stone (pebble), such as a small rock found along a pathway. 4074 /Pétros ("small stone") then stands in contrast to 4073 /pétra ("cliff, boulder,")

S.Zodhiates, Dictionary
"4074 (Pétros) is an isolated rock and 4073 (pétra) is a cliff" (TDNT, 3, 100). "4074 (Pétros) always means a stone . . . such as a man may throw, . . . versus 4073 (pétra), a projecting rock, cliff"

>>>>Jadi Petra adalah sebuah bukit (Cliff) dan Petros adalah batu yang ditemukan di sepanjang jalan atau yang biasa dilemparkan orang.<<<<

Dalam bahasa Yunani ada sistem gender untuk kata benda. Petros dinyatakan sebagai maskulin dan Petra sebagai bentuk feminim. Pembelaan yang paling sering yang dilakukan oleh seorang Katolik adalah dengan mengatakan .... "karena digunakan untuk nama seorang laki-laki makanya di awal diubah menjadi Petros". Ini benar-benar pembelaan yang sangat lemah, karena jika demikian muncul pertanyaan "Kenapa pada bagian kedua diganti Petra? Kenapa tidak dinyatakan dengan Petrus saja secara keseluruhan jika benar yang feminim dan maskulin sama saja maknanya?" Pembedaan ini menjadi titik awal dari semua keanehan klaim dari pihak Katolik. Selain dari sumber di atas yang memang sudah menyatakan makna dari Petra dan Petros adalah tidak sama.

Pembelaan pihak Katolik pun berlanjut seperti ini; "tapi dalam bahasa Aramaic Syriac sama-sama Kepha tuh" Oh ya? Hal itu tidak sepenuhnya benar. Petros memang dituliskan dengan Kepha, dan Petra pun dituliskan dengan Kepha. Hanya saja Kepha untuk Petrus diawali atribut hu yang sifatnya maskulin, sedangkan Kepha untuk Petra diawali atribut hade' yang sifatnya feminim. Bahkan dalam bahasa aramaic pun keduanya menyandang atribut gender yang berbeda.

Jawaban di atas tentu tidak akan diterima begitu saja. Bantahan yang sering diungkapkan adalah "Tapi Yesus tidak bicara dalam Aramaic Syriac melainkan Aramaic di wilayahnya". Pembelaan ini tidak banyak menolong karena kata Kepha memang berasal dari bahasa standar Aramaic yaitu Aramaic Syriac, dan kalau memang mau berlindung di balik bahasa aramaic yang digunakan Yesus, maka silahkan cari literatur kitab suci yang ditulis dalam bahasa itu supaya bisa kita bahas. Jika tidak bisa, maka mungkin alasan ini disimpan saja dulu.

Dengan demikian, baik kitab dalam bahasa asli (Yunani) dan bahasa Aramaic membedakan kata objek untuk Simon dan untuk bukit batu karang, jadi tidak ada alasan untuk menyamakan keduanya....

Sekarang mari kita lihat kitab perjanjian baru bahasa Ibrani Matius 16:18....di situ dituliskan
ואף אני אמר אליך כי אתה פטרוס ועל הסלע הזה אבנה את קהלתי ושערי שאול לא יגברו עליה׃

Apakah kata batu karang memakai kata Keph (כֵּפִים) (serapan ibrani untuk Kephas)? Ternyata tidak; dalam ayat di atas digunakan Hassela (הסלע) yang artinya cliff (4), cliffs (4), crag (2), crags (3), mountain* (1), Rock (1), rock (39), rocks (4), rocky (1), Sela (1). Kenapa bangsa Israel tidak menggunakan kata Keph yang secara bahasa adalah tarikan tidak langsung dari Kepha aramaic dan artinya batu juga? Karena Keph dipakai untuk menyatakan lahan berbatu (menggambarkan batu-batu kecil/rocks)

Dengan demikian jelas bahwa Petra benar-benar padanan Hassela, sedangkan Petros adalah padanan Keph di dalam bahasa Ibrani.

Lalu bagaimana orang Israel masa kini menjelaskan Petrus? Di dalam wikipedia Ibrani mereka menjelaskan demikian....
פטרוס הקדוש, במקור שמעון בר-יונה (? - 29 ביוני 67, יש הטוענים[דרוש מקור] ל־13 באוקטובר 64), היה אחד משנים עשר שליחיו של ישו בברית החדשה, והוא נחשב לאפיפיור הראשון. ידוע גם בשם "כיפא", המקבילה הארמית ל"פטרוס" (סלע, צור). על שמו הוקמה בזיליקת פטרוס הקדוש בקריית הוותיקן שברומא.

Terjemahan:
Santo Petrus yang aslinya bernama Shimon Anak Yunus adalah salah satu dari keduabelas rasul Yesus di Perjanjian Baru, dan dianggap sebagai Paus yang pertama. Juga dikenal sebagai Petrus yang padanan Aramaicnya adalah batu api. Namanya digunakan untuk Basilika Santo Petrus Vatikan di Roma.

Bahkan orang Israel yang adalah seketurunan dengan Petrus menyatakan namanya sebagai batu api. Ukuran batu ini sekitar 5-40 cm. Batu api sendiri biasa dipakai untuk umban atau untuk membuat mata panah atau tombak....

Masih banyak contoh pemakaian Keph (serapan dari Kephas) padanan Petros dalam bahasa Ibrani, tapi tidak satupun yang digunakan sebagai bukit batu karang....Sebagai contoh:
  • כיף n.m. stone, rock (CPA ܟܝܧ LSp 92, SA כיף Ham 575:152) 
  • sg. ארון דכיף a stone coffin VR 116:5 [expl. בסלע משכן לו Is 22:16]; חד כיף דשייש
  • a rock of marble Hag 78d(26); 
  • כיף שמיר טנרה rock of flint-stone TN Dt 8:15; 
  • ib. 32:13; והוה ידע היי דין כיף מקורר מיא והיי דין כיף אית בי שרברובי he knew which rock cools and which rock has ... Seq 48d(29); Er 24b(33)[!];
  • כיפהוה רגים להון בכיפייה he stoned them (i.e. the bastards) with rocks VRQ 353:3

Selain itu adalah tidak mungkin menerima Petrus sebagai Bukit Batu Karang karena Daud sudah menggunakan istilah batu karang (dari kata dasar yang sama) untuk memuji TUHAN saat dia berkata "Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!" Bagaimana bisa kita berkata "Ya TUHAN engkau adalah hassela-ku....dan Petrus juga" Apakah kita punya dua Hassela? Bagaimana caranya bisa begitu? Memberikan pujian untuk Tuhan kepada manusia biasa?

Adapun ditulis di Alkitab oleh karena jemaat dibangun di atas batu karang, maka alam maut tidak akan menang melawannya. Bagaimana bisa alam maut tidak menang melawan batu karang jika batu karangnya adalah Petrus? Petrus saja butuh diselamatkan dari kerajaan maut. Petrus pernah ditegur dengan sangat keras oleh Yesus; "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." Petrus juga pernah menyangkal Yesus 3 kali untuk menyelamatkan nyawanya; Petrus juga pernah dimarahi oleh Paulus sebagai orang munafik; dan masih banyak hal yang membuktikan bahwa Petrus pun butuh diselamatkan, sehingga sulit untuk percaya jika dikatakan alam maut tidak akan berkuasa atas kita semua hanya karena Petrus menjadi dasar gereja.

Pembelaan lanjutan dari Katolik; "Struktur kalimat akan terasa aneh, jika Petros dan Petra adalah dua objek yang berbeda." Bagi umat Katolik bisa saja itu aneh, tapi sebenarnya itu hal yang sangat biasa-biasa saja. Kita dapat memandang ayat itu sebagai kelanjutan atau respon Tuhan Yesus atas pengakuan iman Petrus. Dan di dalam respon itu Tuhan Yesus menggunakan istilah Petros dan Petra. Jadi jika Tuhan Yesus tidak menggunakan permainan kata Petra dan Petros, kalimat itu akan terdengar "Engkau adalah Simon, dan di atas pengakuan iman ini aku akan membangun jemaat-Ku...

Kenapa di atas tiba-tiba dikatakan Petra sebagai Pengakuan Iman? Apakah itu hasil ngarang.com? Sebenarnya itu adalah kutipan dari pengajaran Santo Augustine.... Augustine adalah salah satu orang yang sangat terpandang di dalam gereja pada masanya... Dia menyatakan di dalam salah satu bukunya:

"In a passage in this book, I said about the Apostle Peter: ‘On him as on a rock the Church was built’...But I know that very frequently at a later time, I so explained what the Lord said: ‘Thou art Peter, and upon this rock I will build my Church,’ that it be understood as built upon Him whom Peter confessed saying: ‘Thou art the Christ, the Son of the living God,’ and so Peter, called after this rock, represented the person of the Church which is built upon this rock, and has received ‘the keys of the kingdom of heaven.’ For, ‘Thou art Peter’ and not ‘Thou art the rock’ was said to him. But ‘the rock was Christ,’ in confessing whom, as also the whole Church confesses, Simon was called Peter. But let the reader decide which of these two opinions is the more probable (The Fathers of the Church (Washington D.C., Catholic University, 1968), Saint Augustine, The Retractations Chapter 20.1)."

Bisakah saudara memperhatikan ada 5 bagian yang diberikan warna berbeda?
  • that it be understood as built upon Him whom Peter confessed menunjukkan bahwa pernyataan Petros dan Petra dipandang sebagai Petrus dibangun di atas Yesus Kristus yang diakuinya
  • so Peter, called after this rock, represented the person of the Church which is built upon this rock, and has received ‘the keys of the kingdom of heaven.’ Menurut Augustine, Petrus saja beranggapan bahwa yang disebut sebagai batu ini mewakili orang per orang di dalam jemaat yang sudah dibangun di atas Batu Karang dan diberi kunci-kunci Sorga
  • For, ‘Thou art Peter’ and not ‘Thou art the rock’ was said to him; Dengan demikian jelas Augustine sendiri membedakan makna dari Petrus dan Petra. Jadi pembahasan makna Petrus di atas 100% dapat diterima.
  • But ‘the rock was Christ,’ Finally! Augustine menegaskan Batu Karang itu adalah Kristus.
  • in confessing whom, as also the whole Church confesses,' Augustine memperlihatkan bahwa pada masanya, Yesus Kristus sebagai Batu Karang adalah sesuatu yang diakui the whole church alias Gereja Katolik. Kenapa Gereja Katolik saat ini mempunyai Batu Karang yang baru?
Entah kenapa pengajaran Augustine ini mengingatkan pada Paulus saat dia berkata.....
1 Korintus 10:4
"dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan BATU KARANG ITU IALAH KRISTUS."
.....that Rock was Christ
.....ἡ πέτρα δὲ ἦν ὁ Χριστός.
.....ē petra de ēn o christos

Jadi sudah sangat jelas PETRUS ADALAH BATU YANG DIBANGUN DI ATAS BATU KARANG YANG SEJATI YAITU YESUS KRISTUS TUHAN DAN JURUSELAMAT KITA. Lagi pula Paulus sudah menjelaskan bahwa yang menjadi dasar dari jemaat bukan hanya 1 orang bernama Petrus melainkan semua nabi dan rasul
Efesus  2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Ini pun sangat sesuai dengan penggambaran Yerusalem Baru yang dinyatakan di dalam wahyu....
Wahyu  21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Dengan demikian kita bisa meyakini bahwa semua rasul mempunyai posisi  yang sama dalam hal wibawa dan kuasa sebagaimana pengajaran Santo Siprianus (Cyprian) berikut ini:
"Assuredly the rest of the apostles were also the same as was Peter, endowed with a like partnership both of honour and power;"
"Tentu saja rasul-rasul lainnya berada dalam posisi yang sama dengan Petrus, diberkati dengan persekutuan yang sama baik dalam hal wibawa/kehormatan dan kuasa;"
Jadi jika wibawa dan kuasa adalah sama, Petrus utama dimananya? Entahlah; yang jelas Petrus bukanlah batu karang, dan keutamaan Petrus akan kita bahas di artikel yang lain.... (Tanpa mengurangi rasa hormat kita atas semua usaha Petrus dalam pekabaran injil yang sangat berkenan di hadapan Tuhan kita Yesus Kristus)


Tuhan Yesus memberkati kitab semua, AMIN