AJARAN KRISTEN SEBAGAI PENUNTUN HIDUP

ajaran kristen tentang banyak hal

Yesus berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Senin, 29 September 2014

Humor: Nenek Beriman

Ada seorang nenek yang terkenal memiliki keberanian untuk bersaksi tentang imannya. Dia sering kali berdiri di halaman rumahnya dan berteriak "PUJI TUHAN!!"

Tetangga nenek tersebut adalah seorang atheis yang sangat kesal dengan tingkah laku si nenek. Setiap kali si nenek berteriak, "PUJI TUHAN!", si atheis akan balas berteriak, "Tidak ada Tuhan!"
Suatu hari, si nenek tidak memiliki uang sepeser pun untuk membeli makanan. Dia berteriak "PUJI TUHAN! TUHAN, SAYA MEMBUTUHKAN MAKANAN! KIRANYA ENGKAU MENGIRIMKAN SAYURAN."

Keesokan harinya, si nenek keluar dan menemukan sekantong sayur-sayuran, lalu berteriak "PUJI TUHAN!" Tiba-tiba, si atheis muncul dari balik pagar dan berkata, "Aha! Aku sudah bilang 'kan kalau Tuhan itu tidak ada. Sayuran itu aku yang beli, bukan Tuhan!"

Si nenek lalu berbalik masuk ke rumahnya sambil berdoa "PUJI TUHAN, Engkau bukan saja mengirimiku sayuran, Engkau bahkan menyuruh iblis yang membayarnya. Puji Tuhan!"

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! (Filipi 4:4)

Sumber: http://jokes.christiansunite.com/Faith/A_Very_Faithful_Woman.shtml 
READ MORE - Humor: Nenek Beriman

Humor: Pascaoperasi

Seorang pendeta baru saja siuman setelah menjalani operasi. Ia dibawa ke kamar pemulihan dan ditempatkan bersama dua orang lainnya. Sang pendeta bergumam dengan lega, "Syukurlah, semuanya sudah berlalu. Terima kasih Tuhan."
Orang di sebelah kanannya berkata, "Pak Pendeta, sebaiknya Bapak jangan terlalu yakin dulu. Kemarin, mereka meninggalkan karet busa di dalam perut saya. Jadi, saya harus menjalani operasi lagi."
Orang di sebelah kirinya berkata, "Saya juga harus dioperasi ulang. Mereka meninggalkan gunting di dalam perut saya."
Pak pendeta berkata, "Saya yakin itu tidak akan terjadi pada saya. Dokternya adalah anggota jemaat saya. Ia pasti akan mengerjakannya dengan hati-hati. Tadi, dia mengatakan bahwa semua peralatan operasi lengkap, enggak ada yang kurang."
Tiba-tiba pintu terbuka. Dokter yang mengoperasi si pendeta masuk dengan wajah panik dan berkata, "Suster, apa Anda melihat handphone saya?"

Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala. (1 Yohanes 5:21)

Sumber: Senam Mulut Bikin Imut, halaman 79
READ MORE - Humor: Pascaoperasi

Humor: Siapa yang Pintar

Bejo adalah seorang pemuda yang putus sekolah. Ia berteman dengan Tono, seorang pemuda yang super jenius. Suatu hari, mereka pergi bersama-sama menggunakan kendaraan umum. Karena bosan, Tono, si jenius, punya ide.

Tono: Ayo, kita bermain biar tidak bosan. Aku akan menanyakan sesuatu dan kalau kamu tidak dapat menjawabnya, kamu harus memberiku uang seribu rupiah. Akan tetapi, kalau kamu bertanya kepadaku dan aku tidak bisa menjawabnya, aku harus memberimu uang lima ribu rupiah.

Tono yakin bahwa dia akan menang karena dia lebih pintar dari Bejo sehingga ia tahu kalau Bejo tidak akan bisa menjawab pertanyaannya.

Bejo: Oke, siapa takut?
Tono: Apa arti teori Pythagorian?
Bejo: Wah, kalau itu aku nggak tahu, Bro!
 
Dan, sesuai kesepakatan, Bejo memberikan uang seribu rupiah kepada Tono.

Bejo: Sekarang giliranku. Apakah ini: dia punya tiga kaki ketika naik ke bukit, tetapi punya empat kaki ketika turun dari bukit?
Tono (sambil berpikir keras): Hmmmm ... aku menyerah. Aku tidak tahu jawabannya.

Tono lalu memberikan uang lima ribu rupiah kepada Bejo.

Tono: Jadi, apa jawabannya, Bejo?
Bejo: Aku juga tidak tahu! (Sambil menyerahkan uang seribu rupiah kepada Tono.)

Dan, permainan berakhir karena bus sudah tiba di tempat tujuan mereka.

Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 

Sumber: http://jokes.christiansunite.com/Miscellaneous/Super_Genuis.shtml
READ MORE - Humor: Siapa yang Pintar

Sabtu, 27 September 2014

Cerita Inspiratif: Tangan Ibuku

Beberapa tahun yang lalu, ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut.

Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya, pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian.

Saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya.

Seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata saya yang mengalir keluar tanpa saya sadari.

Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya.

Perjalanan belanja telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas dalam hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil tangannya, menciumnya dan, yang membuatnya terkejut,memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini.

Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata saya yang baru betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu. Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, Segala ciptaan Allah yang begitu agung; Tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan ibu.

(Bev Hulsizer)

source: http://kasih-yesus-dihidupku.blogspot.com/2010/03/tangan-ibuku.html
READ MORE - Cerita Inspiratif: Tangan Ibuku

Cerita INspiratif: Allah Mempunyai Fotomu

Seorang artis pencandu obat-obatan dan divonis oleh dokter bahwa dia terkena virus HIV, kini tergolek sekarat di rumahnya. Seorang teman datang untuk menghibur dan mencoba menguatkan imannya. Namun dosa-dosa yang telah diperbuat sang artis ini telah membutakan nya sehingga dia merasa sangat putus asa.

"Aku berdosa," katanya.

"Aku telah menghancurkan hidupku sendiri dan kehidupan banyak orang di sekelilingku. Sekarang aku tersiksa dan tidak ada lagi yang bisa aku perbuat untuk memperbaikinya. Aku akan masuk neraka."

Temannya ini melihat ada sebuah potret gadis kecil yang cantik dan lucu dengan pigura indah di atas meja kecil di samping tempat tidur sang artis. Lalu dia bertanya, "Foto siapa ini ?"

Mendengar pertanyaan itu, si artis bangkit semangatnya dan menjawab dengan antusias, "Itu putriku. Dia adalah mutiara hidupku. Satu-satunya yang terindah yang aku miliki."

"Apakah kamu akan menolongnya jika dia mendapat kesulitan atau apakah kamu memaafkannya apabila dia melakukan kesalahan. Apakah kamu masih menyayanginya?" tanya sang teman.

"Tentu saja," jawab sang artis. "Aku akan melakukan apapun demi dia. Mengapa kamu bertanya seperti ini ?"

"Saya ingin kamu tahu bahwa Allah juga punya foto dirimu di atas mejanya."

Sang artis tersentak. Sudah lama ia tidak mendengar kata Allah dan bahkan tidak pernah mengucapkannya.

Saudara, mengapa kita sering menghakimi diri kita sendiri dengan tuduhan-tuduhan yang kejam, dengan pikiran-pikiran yang jelek? Kalau kita saja menghakimi diri sendiri seperti itu, bagaimana dengan orang lain?

Apakah kita lupa, bahwa kita ini milik kepunyaan Allah? Apakah kita lupa pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib adalah untuk membuktikan kepada kita bahwa kita ini berharga dan mulia.

Kita sangat sangat dikasihi-Nya. Seburuk apapun kesalahan dan pelanggaran kita, Allah mau mengampuninya. Kasih-Nya menutupi semuanya. Kasih-Nya tulus, yang dibuktikanNya dengan datang sebagai bayi kecil, kemudian Dia mencurahkan darah-Nya untuk menebus kita dan menguduskan kita sekali untuk selamanya.

Dia bukan hanya mempunyai foto diri kita, tapi juga keseluruhan hidup kita. Kita harus bersyukur karena kita terpahat ditanganNya.

source: http://kasih-yesus-dihidupku.blogspot.com/2010/11/allah-mempunyai-fotomu.html
READ MORE - Cerita INspiratif: Allah Mempunyai Fotomu

Cerita Inspiratif: Anak Ayam diganti Roti Ayam

Seorang perempuan Kristen mempunyai 2 ekor anak ayam. Anak ayam itu sering mencari makan di halaman rumah tetangganya yang cepat naik darah. Suatu hari tetangganya menangkap kedua anak ayam itu dan mencekik lehernya sehingga mati. Lalu anak ayam itu dilemparkannya kembali melalui pagar. Tentu saja perempuan itu berduka tetapi dia tidak menjadi marah dan mencaci maki tetangganya. Sebaliknya ia mengambil anak ayam itu, mencabuti bulunya dan memasaknya menjadi roti ayam. Kemudian mengirimkan roti ayam tsb ke rumah tetangganya yg telah membunuh anak ayam itu. Perempuan itu meminta maaf karena tidak berhati-hati menjaga anak ayamnya.

Tetangganya tidak bisa berkata apa-apa. Roti ayam dan permintaan maaf itu membuatnya malu. Sebenarnya bukan maksud perempuan itu untuk membuat dia malu tetapi motivasinya membalas kejahatan dgn kebajikan adalah untuk memperlihatkan kasih Kristen yang nyata kepada tetangganya.

Ingat :
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? ( Matius 5:46)
 
http://giajemursarisurabaya.blogspot.com/2011/07/anak-ayam-diganti-roti-ayam.html
READ MORE - Cerita Inspiratif: Anak Ayam diganti Roti Ayam

Renungan Harian: Mau Menjadi Telur, Wortel atau Kopi

Seorang wanita yang baru saja menikah, datang pada ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya. Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami: keras kepala, suka bermalas-malasan, boros, dsb. Wanita muda itu berharap orangtuanya ikut menyalahkan suaminya. Namun betapa kagetnya dia karena ternyata ibunya diam saja. Bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya. Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih. Sang ibu menuangkan air panas mendidih itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan TELUR. Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL. Dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.

Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK,
TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS, dan
KOPI menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan: “Nak, MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, bagaimana sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi:
Lembek seperti wortel. Mengeras seperti telur. Atau harum seperti kopi.

Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air … mereka malah berubah oleh air, sementara kopi malah mengubah air, membuatnya menjadi harum.”

Dalam tiap masalah, selalu tersimpan mutiara iman yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang. Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh, dan mengasihani diri sendiri. Ada yang mengeras, marah dan berontak pada Tuhan. Ada juga yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.

Ada kalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNYA. Apa tujuannya??? Agar kita belajar percaya dan setia! Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Tuhan selesaikan
 
Sumber:http://giajemursarisurabaya.blogspot.com/2011/09/mau-menjadi-wortel-telur-atau-kopi.html
READ MORE - Renungan Harian: Mau Menjadi Telur, Wortel atau Kopi